3 Hari
Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global, emisi Greenhouse Gas/Gas Rumah Kaca (GRK) menjadi salah satu faktor utama yang perlu dikendalikan. Berbagai sektor industri, energi, transportasi, dan pertanian menyumbang signifikan terhadap peningkatan emisi GRK, yang berdampak langsung pada pemanasan global dan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, pemahaman yang menyeluruh tentang cara menginventarisasi, menghitung, serta mereduksi emisi GRK sangat penting. Pelatihan yang terstruktur dan sesuai standar internasional seperti ISO 14064 menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menyusun laporan emisi, melakukan audit lingkungan, serta merancang kebijakan mitigasi yang efektif. Selain untuk memenuhi tanggung jawab lingkungan, pelatihan GRK juga menjadi kebutuhan dalam rangka kepatuhan terhadap regulasi nasional dan internasional. Pemerintah Indonesia telah menetapkan komitmen pengurangan emisi melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) dan mewajibkan pelaporan emisi secara transparan dan akuntabel. Berbagai lembaga dan perusahaan dituntut untuk memiliki personel yang kompeten dalam mengelola data GRK, menyusun strategi mitigasi, serta mengikuti perkembangan teknologi hijau. Dengan mengikuti pelatihan GRK. Melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga berkontribusi aktif dalam upaya global menurunkan emisi dan mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
ISO 14001:2018 Sistem Manajemen Lingkungan (SML) adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan guna membantu organisasi dalam meningkatkan kinerja lingkungannya melalui penggunaan sumber daya yang efisien dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Tujuan utama dari ISO 14001:2018 adalah untuk mendukung perlindungan lingkungan, mencegah pencemaran, serta mematuhi peraturan dan kebijakan lingkungan yang berlaku, sambil tetap mempertimbangkan kebutuhan sosial dan ekonomi. Standar ini mendorong organisasi untuk mengidentifikasi aspek-aspek lingkungan yang signifikan dari kegiatan, produk, atau jasa mereka, menetapkan tujuan lingkungan, serta secara terus-menerus mengevaluasi dan meningkatkan sistem yang diterapkan. ISO 14001:2018 juga mengintegrasikan pendekatan berbasis risiko dan siklus hidup produk dalam perencanaannya. Dengan menerapkan SML ini, organisasi dapat menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan, meningkatkan citra perusahaan di mata pemangku kepentingan, serta membuka peluang bisnis baru yang berorientasi pada keberlanjutan.
ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan (SML) adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan guna membantu organisasi dalam meningkatkan kinerja lingkungannya melalui penggunaan sumber daya yang efisien dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Tujuan utama dari ISO 14001:2015 adalah untuk mendukung perlindungan lingkungan, mencegah pencemaran, serta mematuhi peraturan dan kebijakan lingkungan yang berlaku, sambil tetap mempertimbangkan kebutuhan sosial dan ekonomi. Standar ini mendorong organisasi untuk mengidentifikasi aspek-aspek lingkungan yang signifikan dari kegiatan, produk, atau jasa mereka, menetapkan tujuan lingkungan, serta secara terus-menerus mengevaluasi dan meningkatkan sistem yang diterapkan. ISO 14001:2015 juga mengintegrasikan pendekatan berbasis risiko dan siklus hidup produk dalam perencanaannya. Dengan demikian, pelatihan resmi ISO 14001:2015 bukan hanya sekadar formalitas, melainkan investasi strategis yang penting untuk memastikan organisasi mampu mengidentifikasi peluang efisiensi—seperti penggunaan energi dan pengelolaan limbah—yang berdampak langsung pada penghematan biaya serta produktivitas operasional. Selain itu melalui pelatihan ini, organisasi dapat menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan, meningkatkan citra perusahaan di mata pemangku kepentingan, serta membuka peluang bisnis baru yang berorientasi pada keberlanjutan.
Admin Intan Safety
Respon cepat & ramah